Meraup Untung dari Bisnis Jajanan Daerah

Jika dikelola dengan serius makanan khas daerah, sebenarnya dapat menjadi peluang usaha yang sangat menggiurkan, tidak kalah dengan makanan modern, seperti burger, donut, roti, kue bolu dan lain-lain. Dari segi kelezatan makanan khas dari daerha tidak kalah enaknya.

Sementara dari jumlah jenisnya sanga bervariatif, hampir tidak terhitung jumlahnya. utnuk satu daerah saja kadang lebih dari 30 jenis makanan khas. Untuk jawa tengah misalnya, bakpia pathok, tempe mendoan, kripik lanting, getuk goreng, kripik tempe, jipang, geplak, wingko babat, dan lain-lain. Sumatra barat juga mempunyai beraneka ragam makanan khas seperti: rendang, sagon bakar, kripik balado, kripik bawang, dan lain-lain. Sedangkan untuk jakarta juga mempunyai makanan khas yang tidak kalah menggodanya: serabi, kembang goyang, kue lapis, talam ubi, dodol, roti buaya dan lain-lain.

Sayangnya peluang bisnis makanan khas daerah kurang diminati oleh para pelaku bisnis. Alhasil banyak jajanan khas yang muncul musiman, misalnya menjelang lebaran atau menyambut kegiatan tradisi. Padahal tanpa menunggu lebaran pun makanan khas tersebut bisa dijual tanpa mengenal waktu.

Deangan memperluas jaringan pemasaran ke kota-kota besar seperti jakarta, bandung, surabaya dan lain-lain. Buat masyarakat perantauan keberadaan toko yang menjual jajanan daerahnya bisa menjadi obat kangen akan kampung halamannya. Sementara bagi masyarat umum, bisa menjadi variasi makanan ditengah kejenuhan mengkonsumsi makanan modern yang sudah umum.

Banyak contoh makanan khas yang awalnya biasa saja, tapi setelah di tangani secara serius bisa sukses di pasaran. Contoh martabak bangka, dodol garut, lumpia, kripik balado dan lain sebaginya.
Post a Comment