Jakarta -Penjualan rumah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada triwulan IV-2014 sempat naik 29%. Pemicunya para konsumen menyegerakan pembelian rumah di akhir tahun, terutama segmen menengah, karena ada kekhawatiran harga rumah di awal 2015 melonjak pasca harga BBM naik 18 November 2014. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan kenaikan harga BBM, meskipun kemudian diturunkan kembali telah memicu para konsumen khususnya menengah atas sedikit banyak melakukan pembelian properti di akhir tahun, pengembang pun waktu itu masih belum menaikkan harga. Di sisi lain malah pengembang banyak yang melansir proyeknya di akhir tahun dengan iming-iming akan segera naik di awal 2015. "Diperlihatkan dengan naiknya nilai penjualan rumah di Jabodetabek pada triwulan IV-2014 mencapai Rp 1,68 triliun atau naik 29,8% (qtq) dibandingkan triwulan III-2014," kata Ali dalam situs resminya, Kamis (22/1/2015). Sebelumnya IPW mencatat...
Tips, Peluang dan Info Wira Usaha Masa Kini