KOMPAS.com - Perawatan spa kian digemari. Apalagi spa di Indonesia yang memiliki latar belakang budaya dan tradisi, serta bahan alami. Inilah sebabnya spa Indonesia hadir sebagai perawatan kecantikan yang khas, unik, dengan berbagai khasiat.

Lantaran perawatan spa banyak disukai, tak mengherankan jika bisnis spa terus berkembang. Jika ingin menjalankan bisnis spa, jangan asal sekadar mengikuti tren terkini. Anda juga perlu memelajari kiat berbisnis spa. Saran dari Wulan Tilaar Widarto, dipl. Cidesco, Director Martha Tilaar Spa boleh menjadi panduannya.

Dalam rangkaian kegiatan Martha Tilaar Beautifying Indonesia Conference, di Bandung, 7-8 Oktober 2011, Wulan berbagi ilmu dan rahasia sukses berbisnis spa. "Saya menyampaikan 20 smart ways to market your spa, kepada sekitar 100 peserta seminar, yang kebanyakan adalah penggemar spa, dan 10 sampai 15 orang di antaranya adalah pemilik spa. Mereka antusias mendengarkan dan mencatat. Hal-hal yang disampaikan juga lebih bersifat teknis dan praktis," tutur Wulan seusai seminar, di Hotel Grand Preanger, Bandung, Jumat (7/10/2011) lalu.

Dari 20 kiat sukses berbisnis spa, Wulan menyebutkan ada lima faktor penting yang harus diperhatikan saat memberikan layanan spa.  Di antaranya kualitas perawatan, mekanisne pemasaran, mengelola sumber daya manusia atau karyawan, cara menggaet pelanggan, dan keterampilan si pemilik spa yang perlu terus ditingkatkan.

Wulan menjelaskan, konsep spa harus memanjakan lima panca indera. Selain itu, sebarkan informasi dengan menggunakan fasilitas yang ada untuk promosi. Bekerjasama dengan jaringan lain, seperti e-marketing, e-couponseperti Deal Keren misalnya, ini patut dicoba.

Menurut Wulan, bisnis spa juga perlu menetapkan target. Dalam hal ini berikan target kepada terapis. "Bisnis bukan hanya uang tetapi juga karyawan. Untuk mendapatkan omzet, karyawan juga perlu diberikan target. Untuk memberikan target pada terapis, ada caranya. Terapis harus memiliki bahasa tubuh yang benar, dan mendapatkan pengetahuan tentang produk dan perawatan dengan baik," jelas Wulan.

Saat berbagi pengalamannya menjalankan bisnis spa, Wulan banyak menekankan peran karyawan. Staf Anda harus bisa menarik pelanggan, katanya. "Jangan hanya membuang waktu untuk menerangkan produk tapi tidak bisa menutupnya dengan transaksi. Karyawan harus bisa mendorong orang untuk melakukan perawatan, jika perlu langsung ditanyakan kapan bisa melakukan perawatan spa. Ada cara menarik pelanggan, namun tidak dengan cara yang kasar," tuturnya.

Meski karyawan punya pengaruh besar dalam keberhasilan bisnis spa, peran pemilik spa juga tak kalah penting. "Pemilik spa harus terus update dengan berbagai keterampilan dan tren terkini. Dengan begitu pemilik spa bisa mengembangkan inovasi perawatan spa miliknya.Caranya, ikuti berbagai kegiatan untuk menambah ilmu, pengetahuan, dan keterampilan," tambahnya.

Jika dirangkumkan, 20 cara cerdas berbisnis spa ala Martha Tilaar Spa terdiri dari:
1. Memanjakan lima indera.
2. Membuka celah promosi.
3. Menetapkan target untuk staf.
4. Memberikan penawaran khusus.
5. Membangun jaringan.
6. Melakukan inovasi spa.
7. Menjadi pemilik spa yang proaktif.
8. Memberikan apresiasi kepada pelanggan dengan hadiah.
9. Melakukan penyesuaian dan inovasi menu perawatan spa.
10. Kreatif melakukan inovasi.
11. Terlibat langsung menjalankan bisnis.
12. Mengikuti tren terkini.
13. Konsultasi juga penting.
14. Mengadakan workshop.
15. Mau mendengarkan kebutuhan tamu.
16. Berikan bukti bukan janji.
17. Perhatikan strategi pricing.
18. Memasarkan diri sendiri bagian dari membangun imej.
19. Membangun kerjasama tim.
20. Memperkuat bisnis dengan ilmu dan pengetahuan. Selalu mengembangkan diri dengan menambah ilmu dan keterampilan.



Hal yang lumrah terjadi bila seorang pekerja kantoran ingin menjalankan bisnis, timbul kekhawatiran dan keraguan bagi mereka yang mencoba terjun dalam dunia bisnis. bagimana menghidupi diri sendiri? bagaimana bila bisnis ini gagal?

Begitu banyak orang yang bermimpi bisa membangun usaha sendiri. Sayangnya, niat itu tak pernah terlaksana karena terhalang rasa takut yang berlebihan. Mereka merasa tak dilahirkan sebagai seorang wirausaha, tidak memiliki pengalaman, atau tidak memiliki modal yang cukup besar. Namun, ketika Anda memiliki passion untuk sesuatu yang selalu menjadi keinginan Anda, tak ada lagi yang perlu Anda takutkan. Ikuti saja lima langkah awal yang perlu Anda lakukan berikut:

1. Fokuslah pada sisi positifnya.
Belum apa-apa sudah memikirkan bagaimana kalau gagal, ini artinya Anda kalah sebelum berperang. Jangan kaget bila kekuatan pikiran membuat Anda gagal betulan. Ubahlah sikap Anda dari "Saya tidak tahu apakah saya bisa" menjadi "Saya bisa memulai bisnis sekarang dan menjadi sukses". Awali langkah Anda dari hal-hal yang paling kecil atau mendasar, seperti mulai survei lokasi, mencari partner, atau menghubungi pemilik waralaba yang Anda incar.

2. Mulailah bisnis ketika Anda masih bekerja.
Ini salah satu cara termudah untuk mengatasi ketakutan Anda bila bisnis Anda tidak berhasil. Sebab, Anda masih memiliki kepastian dalam hal keuangan apabila bisnis Anda tidak berjalan. Memang akan susah bila Anda masih bekerja dan harus menyisihkan waktu untuk mengurus usaha. Repot dan butuh perhatian penuh, tetapi kerja keras Anda pasti akan terbayar nantinya.

3. Lakukan riset sebelumnya.
Ada baiknya Anda mengadakan riset pasar dan mempelajari segmen pasar Anda, apalagi bila segmen Anda termasuk langka. Persiapan ini akan membantu Anda membuat keputusan yang benar dan memberi petunjuk bagaimana harus menjual produk, serta di mana dan siapa yang harus menjualnya. Business plan yang dilengkapi dengan visi dan tujuan yang jelas akan menghapus kekhawatiran Anda saat mulai menjalankannya.

4. Siapkan "backup plan".
Setiap business plan yang baik pasti mempunyai rencana cadangan. Pertama, miliki modal yang cukup sehingga Anda tidak menginvestasikan semua tabungan kehidupan Anda. Jika Anda berencana berbisnis sambil tetap bekerja, Anda bisa sedikit menabung dan menyusun rencana cadangan jika ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Kalau Anda berniat mengundurkan diri dari perusahaan untuk menjalankan bisnis, akan lebih bijak jika Anda juga sudah memiliki tabungan yang memadai. Pendek kata, kesiapan keuangan tak boleh sekadar mampu membiayai usaha, tetapi juga membiayai hidup Anda selanjutnya ketika bisnis Anda gagal.

5. Lakukan sekarang.
Jangan terlalu lama berpikir dan menunggu. Yakini diri Anda dan visi yang telah Anda buat, lakukan riset, dan buat keputusan yang cerdas. Atasi segala kekhawatiran Anda dan segera jalankan bisnis yang sudah lama Anda idam-idamkan. Apalagi, bila bisnis ini menyangkut passion Anda. Dengan passion, Anda memiliki kekuatan untuk menjalankannya dengan tekun.



Untuk meningkatkan pemasaran, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, sebagai berikut :

1. Pasar

Sebelum memulai usaha, alangkah baiknya, kita tentukan dulu target usaha apa yang akan kita jalankan. Usahakan jangan membuat usaha serupa, meski sedang booming. Pilih desain yang cocok sesuai target market kita. Bila target marketnya anak muda, buatlah design yang sedang di gandrungi anak - anak muda saat ini. Seperti tema -tema eksperimental dan lain sebaginya. Tapi jangan membuat design  yang sudah  dibuat oleh merk kebanyakan. Buatlah sesuatu yang baru, unik dan inspiartif. Begitu juga target daerah pemasaran. hindari daerah - daerah terkenal, seperti kota besar, karena biasanya daerah tersebut sudah di kuasai oleh merk - merk terkenal. janganlah terpaku dengan market yang sejenis. Cobalah pasar yang baru di daerah - daerah yang baru, akan lebih bagus bila daerah tersebut belum pernah dimasuki oleh merk terkenal.

2. Harga

Penentuan harga produk harus disesuaikan dengan target market kita. Karena persoalan harga inilah yang menetukan nilai jual. Bila target market kelas menegah, jangan menetapkan harga terlalu rendah, karena akan menimbulkan keraguan pada diri konsumen. Sesuaikan biaya operasional untuk menghindari terjadinya kerugian.

3. Volume

Volume ini kaitannya lebih kepada kapasitas produksi. Sebaiknya lebih memprioritaskan memproduksi produk dengan penjualan yang banyak. Untuk produk yang kurang diminati atu kurang laku hendaknya dihentikan produksinya dan diganti dengan produk baru. Pintar - pintarlah  dalam melihat peluang disekitar kita.

4. Merek / Branding

Untuk memasarkan suatu produk seorang pengusaha mestinya mestinya menciptakan merek. Branding atau merek sangat penting dalam kelangsungan hidup perusahaan. Image yang baik tentunya akan terus melekat pada diri konsumen, begitu pula halnya image yang  buruk. Usahakan puaskanlah konsumen agar dia bisa kembali untuk membeli, biasanya konsumen yang merasa puas dengan pelayanan maupun produk kita, mereka akan merekomendasikan pada saudara maupun temanya untuk berbelanja produk yang kita pasarkan. Promosi gratis bukan? Selain itu cobalah bekerjasama dengan orang - orang terkenal, artis misalnya. Ajaklah mereka kerjasama, pada event - event tertentu yang melibatkan si artis biasanya di tonton banyak penggemarnya, tidak sedikit  dari para penggemar tersebut yang mengikuti gaya idolanya. Mulai dari gaya rambut dan pakian tentunya. Ini merupakan salah satu trik guna menggaet salah satu pangsa pasar yang banyak.



Jika dikelola dengan serius makanan khas daerah, sebenarnya dapat menjadi peluang usaha yang sangat menggiurkan, tidak kalah dengan makanan modern, seperti burger, donut, roti, kue bolu dan lain-lain. Dari segi kelezatan makanan khas dari daerha tidak kalah enaknya.

Sementara dari jumlah jenisnya sanga bervariatif, hampir tidak terhitung jumlahnya. utnuk satu daerah saja kadang lebih dari 30 jenis makanan khas. Untuk jawa tengah misalnya, bakpia pathok, tempe mendoan, kripik lanting, getuk goreng, kripik tempe, jipang, geplak, wingko babat, dan lain-lain. Sumatra barat juga mempunyai beraneka ragam makanan khas seperti: rendang, sagon bakar, kripik balado, kripik bawang, dan lain-lain. Sedangkan untuk jakarta juga mempunyai makanan khas yang tidak kalah menggodanya: serabi, kembang goyang, kue lapis, talam ubi, dodol, roti buaya dan lain-lain.

Sayangnya peluang bisnis makanan khas daerah kurang diminati oleh para pelaku bisnis. Alhasil banyak jajanan khas yang muncul musiman, misalnya menjelang lebaran atau menyambut kegiatan tradisi. Padahal tanpa menunggu lebaran pun makanan khas tersebut bisa dijual tanpa mengenal waktu.

Deangan memperluas jaringan pemasaran ke kota-kota besar seperti jakarta, bandung, surabaya dan lain-lain. Buat masyarakat perantauan keberadaan toko yang menjual jajanan daerahnya bisa menjadi obat kangen akan kampung halamannya. Sementara bagi masyarat umum, bisa menjadi variasi makanan ditengah kejenuhan mengkonsumsi makanan modern yang sudah umum.

Banyak contoh makanan khas yang awalnya biasa saja, tapi setelah di tangani secara serius bisa sukses di pasaran. Contoh martabak bangka, dodol garut, lumpia, kripik balado dan lain sebaginya.



1.  Pastikan anda memiliki passion akan bisnis makanan. Sukses bisnis ritel memang harus  menyukai bidang bisnis yang dijalani, sehingga meski usaha naik turun, anda tetap punya  semangat untuk menjalaninya.

2.  Pelajari dengan seksama franchise makanan yang akan dibeli. Bandingkan dengan franchise  lain yang sejenis. Jangan beli franchise yang tak jelas track recordnya. bila perlu  tanyakan apakah dia teraffiliasi dengan perkumpulan atau assosiasi franchise di negeri ini.

3.  Selidiki dengan cermat apakah franchise yang hendak dibeli sudah mencetak kisah sukses sebelumnya. tanyakan testimoni dari franchise yang terlebih dahulu membeli franchise tersebut.

4   Pilih franchise yang sudah teruji dan memiliki sistem yang baik. Franchise yang sudah   beroperasi lebih dari lima tahun biasanya sudah lebih tahan banting alam siklus bisnis.  Perhatikan juga soal jumlah gerai dan sebaran wilayah franchise.

5.  Pelajari aspek legal dan keuangan franchise yang dituju.

6.  Pilih franchise makanan yang disukai banyak orang dan tidak rumit proses pembuatannya. jenis makanan yang unik tidak menjamin keberhasilan pasar.

7.  Pilih franchise yang tidak terlalu membutuhkan banyak inventory, misalnya, mesin-mesin  dan dan barang besar. Hal ini akan memberatkan modal usaha.

8.  Pilih franchise yang memiliki SOP yang baik dan mampu memasok bahan baku dengan teratur. Tanyakan hal ini ke franchise yang sudah terlebih dahulu membeli franchise tersebut.



Anda mungkin pernah melihat tanyangan seorang mentalis yang mempertunjukan mid games untuk penonton. Lewat bantuan lima orang penonton, sang mentalis meminta empat orang untuk mengangkat satu orang yang duduk di kursi hanya dengan jari telunjuk yang diletakan dibawah ketiak orang yang duduk di kursi tersebut. tentu saja tidak terangkat. Lalu sang mentalis meminta keempat penonton yang mengangkat kursi tadi menutup mata dan perlahan-lahan menghitung sampai sepuluh, sambil mengatakan bahwa dirinya bertambah kuat dan makin bertambah kuat. sementara satu satu orang yang diangkat melakukan hal yang sama, dengan membayangkan bahwa dirinya makin bertambah ringan, ringan seperti buku, tanpa berat. Benar saja, keempatnya akhirnya dapat mengangkat satu penonton tadi hanya dengan jari telunjuk.

Sihir, sulap atau supranatural? sama sekali bukan. Acara yang anda tonton hanyalah salah satu contoh terapi kekuatan pikiran. Pikiran sesuatu yang anda anda fokuskan, yang datang dan pergi bergantung pada apa yang anda lakukan dan anda pikirkan.

Menurut March Salem, pakar  kekuatan pikiran dan kominikasi non-verbal paling terkemuka di dunia yang membagi pengalamannya selama 30 tahun lebih mempelajari pikiran manusia, pada dasarnya setiap orang bisa memaksimalkan potensinya dengam kekuatan pikiran.



Bisnis yang satu ini tidak terlalu rumit dan cukup mudah untuk di jalani. Meskipun sudah banyak perusahaan besar yang yang bergerak di bidang ini, tapi sebenarnya, peluang di bisnis cleaning service masih tetap ada. Untuk menghindari persaingan dengan perusahaan - perusahaan mapan sebaiknya memilih menjajaki bisnis cleaning services pada bidang yang lebih spesifik. Konsep cleaning service yang di bangun lebih ke home cleaning. Targetnya adalah perumahan - perumahan mewah.

Meski banyak orang mengatakan bisnis ini sulit diterima karena keberadaan pembantu rumah tangga. Kalu pembantu rumah tangga biasanya tidak bisa membersihkan seluruh bagian rumah karena pekerjaan mereka sangat banyak, merka harus memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Seiring semakin sulitnya tenaga pembantu rumah tangga bisnis ini merupakan prospek yang bagus dan masih sedikit persainganya.

Brand image mutlak sangat dikedepankan dalam menjalankan bisnis home clening. Kepercayaan konsumen merupakan bagian terpenting dalam bisnis ini. Bukan tanpa alasan kenapa bisnis home cleaning ini mengedepankan kepercayaan konsumen, karena konsumen akan memberikan kuasa sepenuhnya dalam membersihkan secara detai setiap sudut rumahnya, bahkan sampai ke tempat - tempat pribadi, seperti kamr tidur dan kamar mandi.



Pada intinya prospek bisnis waralaba masih akan tetap cerah, sepanjang dijalankan dengan baik, karena pada hakekatnya menjalankan sebuah bisnis dengan sistem waralaba tidak jauh berbeda dengan dengan menjalankan bisnis biasa. Namun ada beberapa saran bila anda ingin memilih bisnis waralaba:

Pertama, lihat produk yang ditawarkan dan cobalah mengukur potensi pasarnya. Pilih waralaba yang potensi pasarnya cukup besar, dengan melihat beberapa kriteria sebagai berikut:
a. Produk/jasa dibutuhkan banyak orang. Lebih baik jika merupakan kebutuhan pokok. misalnya    bisnis  yang berkaitan dengan sandang, pangan, papan, kebersihan, kesehatan, dan    pendidikan.
b. Produk/jasa bisa diterima oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk masyarakat di    lingkungan anda.
c. Produk tersebut tidak bersipat musiman atau trend sesaat.

Kedua, jangan mudah percaya bahwa bisnis yang ditawarkan menggunakan kata waralaba, pasti selalu bagus sistemnya daripada bisnis yang ditawarkan dengan kata Business Opportunity (BO) lisensi maupun kemitraan. Kenyataanya, banyak bisnis waralaba yang sistemnya sangat lemah, belum teruji dan bahkan cenderung asal-asalan. Sebaliknya banya bisnis yang ditawarkan dengan istilah kemitraan dan lisensi ternya justru mempunyai sistem yang lebih solid. Kesimpulannya jangan menilai bisnis dari istilah yang digunakan, akan tetapi lihat apa yang ada didalamnya.

Ketiga, coba lihat apakah bisnis tersebut menawarkan paket investasi waralaba/kemitraan yang besaranya masuk akaldibandingkan dengan membuka bisnis serupa tanpa sistem waralaba: mempunyai Standarisasi Operasional (SOP) secara tertulis yang diajarkan melalui pelatihan, dan dimonitor melalui monitoring dan laporan berkala. Dijalankan oleh orang yang capable di bidangnya, dan sudah terbukti track recordnya. Mempunyai perjanjian waralaba dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

keempat, lihat budget anda. Pilih penawran paket waralaba, yang sesuai dengan kantong anda.

kelima, pilih waralaba dengan produk atau jasa sesuai dengan minat anda. Jika anda menyukai bisnis yang dijalanka niscaya anda akan lebig kreatif dan ulet. Anda akan mudah putus asa dan menyerah dalam menjalankan bisnis apabibila bisnis yang dijalankan di sesuai dengan minat anda. Padahal kesuksesan maupun kegagalan dalam bisnis waralaba adalah andil dari dua pihak ; franchisor dan mitranya.



Busana muslim kini telah menjadi trend mode dan kebutuhan gaya hidup bagi masyarakat indonesia yang mayoritas beragama islam. Peluang usaha busana muslim bisa dibilang tidak pernah surut. Permintaan pasar yang sangat tinggi tidak hanya pangsa pasar lokal saja, bahkan pangsa pasar mancanegarapun sangat tinggi.

Kini ada beberapa Usaha Franchise bisnis busana muslim salah satunya adalah House Of Shasmira. House Of Shasmira merupakan toko jaringan nasional yang dimiliki dan dikelola langsung oleh investor selaku mitra usaha berdasarkan perjanjian kerjasama kemitraan dengan Hazna Indonesia selaku produsen dan pemegang merk Shasmira.

Keuntungan yang akan diperoleh dengan membuka House Of Shasmira diantaranya masuk dalam toko jaringan nasional, membangun dan mengembangkan bisnis jaringan melalui bisnis keagenan di wilayahnya, konsep management toko yang modern dan propesional, sistem administrasi terkomputerisasi dan support promosi. keuntungan lainnya adalah merapkan royalti fee sehingga investor dapat menikmati keuntungan 100%



Menentukan masa depan anda sebetulnya sangat tergantung dengan keterampilan yang anda miliki.dan dapat anda jual guna memperoleh penghasilan.

1. Keahlian Berbahasa Asing.
Menguasai bahasa asing seperti inggris, jepang, china, jerman, perancis, rusia, merupakan keahlian yang bisa anda mampaatkan. Anda bisa membuka kursus private, penerjemah, atau menjadi guide pada biro travel.

2. Keahlian Berbasis Teknis, Mesin, Listrik, Otomotif
Menjadi konsultan mesin, listrik atau otomotif pada perusahaan atau membuka jasa service.

3. Memahami Pemograman dan Maintenance Komputer
Menguasai seluk beluk HTML, visual basic, unix, SQL server, internet dll. Anda dapat membuka usaha jasa pemrograman, maintenace komputer paruh waktu dan warnet.

4. Design
Menguasai dan memahami desain dan lay out dengan program page maker, php, corel draw, photoshop, quark express, freehand, illustrator. Anda dapat membuka usaha design, atau mengikuti sayembara pembuatan logo perusahaan atau event tertentu seperti sea games, asian games dll.

5.Keahlian Mengajar
Membuka kursus privat mengajar dari SD sampai SMU.

6. Memahami pembuatan laporan keuangan, dan perpajakan.
Anda dapat membuka usaha sebagai konsultan pajak


7. Hobby Photografi
Menjadi photografer di berbagai acara, seperti pra wedding, pernikahan, wisuda dan lain - lain.

8. Pandai Membaca Alqur'an
Anda dapat membuka privat membaca alqur'an

9. Pandai memasak makanan khas dan unik.
Anda dapat menulis buku tentang resep -resep makanan khas, atau membuka warung nasi sederhana sehat.

10. Mendesain Busana Dan Menjahit
Buka butik dan konveksi.

Apapun pengetahuan dan keterampilan yang anda miliki sangat berguna dalam menghasilkan pundi - pundi keuangan anda. Cobalah anda beriklan di iklan baris koran, atau majalah, membuat brosur atau menempelkan papan kecil dari jasa yang anda tawarkan disekitar lingkungan anda. Perrcayalah jika anda berusaha , tuhan akan memberikan jalan keluar bagi bisnis anda, seberapun besarnya.
Semoga sukses menyertai anda



Urbanisasi yang kian meningkat setiap tahunnya, menjadikan kota besar sebagai tujuan dalam meningkatkan kualitas kehidupan orang - orang desa. Perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, yang menyajikan informasi maupun teknologi terkini, seolah - olah menjadi magnet, yang menyedot orang - orang desa untuk memperoleh peruntungan di kota besar.

Kehidupan meropolitan yang sangat keras memaksa kaum pendatang melakukan berbagi cara untuk bisa bersaing dan bertahan hidup. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang gagal, bahkan kehidupannya lebih sulit, dibandingkan dulu waktu masih tinggal di desa.

Sebuah pertanyaan yang menggelitik. Apa yang mereka cari di kota, padahal di desanya sendiri sumber daya alam sangat melimpah? Tanah subur, rumah tidak perlu ngontrak, persaingan usaha tidak sekejam di kota, peluang usaha masih terbuka lebar. Banyak sekali peluang usaha yang bisa dimanpaatkan dan di jadikan mata pencaharian, seperti pertanian, peternakan, perkebunan, dan pariwisata.

Pola pikir masyarakat desa yang rendah. Pola bertani, berkebun dan beternak yang sekedar memikirkan konsumsi semata. Mereka tidak pernah berpikir produktif. Berpikir bagaimana caranya menciptakan industri pertanian. Kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya pada orang - orang desa. Ini merupakan salah satu kebijakan yang salah dan kurang jelinya pemerintah dalam menggali potensi sumber daya alam yang tidak di imbangi dengan sumber manusia yang bermutu.

Banyak sekali sarjana jurusan pertanian yang bekerja bukan pada bidang pertanian. Andaikan saja para sarjana mau menetap di desa dan menggali potensi desa tersebut. Bukan hal yang mustahil urbanisasi bisa di tekan.



;;